DISKUSI RENCANA KURIKULUM SAINS INFORMASI GEOGRAFI
Dr. Nurul Amalin Fatihah binti Kamarul Zaman dari Universiti Sains Malaysia (USM) Penang menjadi narasumber sancioning rencana kurikulum Sains Informasi Geografi (SAIG). Dalam diskusi kurikulum, dibahas sebatas struktur kurikum yang didasarkan pada rencana visi keilmuan. Pemaparan rencana kurikulum terkait dengan visi keilmuan adalah keunggulan dalam kecerdasan buatan geospasial untuk mendukung pengambilan keputusan. Hal tersebut merupakan dukungan prodi SAIG dalam mencapai visi FISIPOL.
Dr. Nurul Amalin Fatihah yang merupakan ahli dalam remote sansing, memberikan masukan terkait perlunya penguatan bidang sains dasar dan teknologi komputer. Sains dasar menjadi fondasi pengembangan teknologi dan sains yang lebih luas. Sains dasar geografi yaitu geografi fisik dan geografi manusia, juga harus diperkuat lebih mendalam. Hal ini karena fenomena geosfer tetap menjadi obyek yang akan dikaji dengan bantuan teknologi informasi geospasial.
Untuk teknologi komputer, tidak bisa dihindari bahwa perkembangan sains informasi geografi akan terus berkembang dengan mengikuti perkembangan teknologi komputer. Perolehan data geospasial dengan penggunaan penginderaan jauh akan semakin luas. Pemisahan PJ sistem pasif dan sistem aktif disarankan untuk dilakukan. Hal ini karena perkembangan untuk aplikasi perolehan data, masing-masing sistem tersebut cepat mengalami perkembangan secara berbeda.
Secara umum rencana struktur kurikulum prodi SAIG dinilai oleh Dr. Nurul Amalin Fatihah bisa memenuhi target dari visi keilmua. Pengintegrasian penginderaan jauh, sistem informasi geografi, komputer, kecerdasan buatan, statistik, geospasial, serta ilmu sosial menjadikan SAIG memiliki keunggulan multidisiplin yang spesifik.