Bulan November 2024, Dr. Johannes Tschapka dari School of Education Bielefeld University Jerman, menyampaikan kuliah tamu pada matakuliah Pengembangan Bahan Ajar. Tatap muka secara online disampaikan empat kali pada Hari Kamis tanggal 7, 14, 21, dan 28 November pukul 13.00 waktu Surabaya. Topik tiap tatap muka meliputi kurikulum dan kompetensi, tugas dan praktek, pembelajaran sebagai proses menjadi, dan lingkungan pembelajaran.
Pada tatap muka ke-2, Dr. Johannes Tschapka menyampaikan bagaimana praktek mengaktifkan siswa di kelas. Beliau mengajak mahasiswa untuk memikirkan ketika suatu saat nanti mengajar di kelas sebagai guru.
Ketika akan mengajar, guru jangan sekedar berfikir apa yang akan dilakukannya saat di kelas. Akan tetapi guru harus memikirkan, apa yang akan dilakukan oleh para siswa ketika diajar. Oleh karena itu, guru harus memulai dari menentukan dulu capaian apa yang diharapkan oleh siswa setelah proses pembelajaran.
Setelah ditentukan capaiannya, maka perlu dipikirkan apa yang akan dilakukan siswa dalam proses belajar mengajar. Apa yang dilakukan siswa, akan mempengaruhi capaian pembelajaran yang diharapkan. Oleh karena itu, dalam rencana proses pembelajaran guru harus memikirkan capaian siswa dulu, sebelum memikirkan bagaimana dirinya mengajar.
Dalam kesempatan ini, Dr. Johannes Tschapka juga sempat mendiskusikan tugas mahasiswa pada tatap muka sebelumnya. Tugas tersebut mengidentifikasi gambar bentanglahan terkait dengan pilihan lokasi yang aman dan lokasi yang potensial terkena bencana. Dalam diskusi ini dapat dilihat bahwa penggunaan media sederhana tetap relevan dalam pembelajaran. Hal yang terpenting adalah pelibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Kuliah tamu Dr. Johannes Tschapka merupakan agenda rutin tiap tahun pada matakuliah Pengembangan Bahan Ajar. Matakuliah yang deprogram oleh mahasiswa S1 Pendidikan Geografi pada semeseter 3 ini, merupakan salah satu matakuliah wajib pada kelompok keilmuan pendidikan. Dalam perkuliahan ini dipandu oleh penerjemah Dr. Lidya Lestari Sitohang, M.Sc. pada tatap muka pertama dan kedua. Rencana di tatap muka ke-3 dan ke-4 akan masing-masing akan diterjemahkan oleh penerjemah Zahidah Mahroini, S.Pd., M.Sc., dan Insan Wastuwidya Mahardiani, S.Si., M.Sc.